Selasa, 03 Januari 2017

Perbandingan Perkembangan TIK di Asia

PERBANDINGAN PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI ASIA
                   
Melihat perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat dan maju di negara-negara yang ada di dunia, seperti negara-negara Eropa dan Amerika kini telah menjalar negara-negara ke Asia yaitu Jepang, China, Korea Selatan dan India. Semua ini memang tak lepas dari peran positif globalisasi dan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi. Sehingga di negara Eropa Utara memiliki program belajar seumur hidup, pengembangan inovasi nasional, peningkatan investasi riset dan pengembangan serta pelaksanaan laboratorium masyarakat informasi di Eropa. Selain itu China juga menerapkan hal yang sama dalam mengelola negaranya yaitu mengoptimalkan peran teknologi informasi dalam pembangunan bahkan mengembangkan secara intens dalam program-program pendidikan. Pada akhirnya China mampu bersaing bahkan menjadi negara yang maju untuk bidang TIK.
Indonesia sebagai negara kepulauan, memiliki sekitar 17 ribu lebih pulau (6 ribu pulau berpenduduk) yang tersebar dalam area geografis 1.919.440 km2. di satu sisi kondisi ini merupakan suatu keuntungan yang besar bagi bangsa kita karena memiliki sumber daya yang besar, baik secara demografis maupun geografis. Jumlah pulau yang tersebar begitu banyak justru menjadi hambatan dalam proses pembangunan dan pengembangan TIK. Aspek tingginya biaya menjadi salah satu faktor penting sulitnya pembangunan dan pengembangan TIK hingga ke pelosok negeri, sehingga fokus pembangunan lebih banyak dititikberatkan pada wilayah-wilayah yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi seperti pulau Jawa dan sebagian Sumatra.
Selain itu, perkembangan pembangunan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia masih belum memadai. Jumlah sambungan telepon tetap baru 8,7 juta atau dengan tingkat teledensitas kurang dari 4 persen. Sementara pemerintah menargetkan jumlah sambungan telepon per 100 penduduk sebesar 13% pada tahun 2009. Hal itu berkebalikan dengan penetrasi telepon seluler yang telah mencapai 22,8%. Sampai saat ini terdapat sekitar 43 ribu desa atau 65% desa yang belum terjangkau oleh jaringan telepon.
Asumsi dari Internet World Stats yang memprediksi dari jumlah penduduk Indonesia di tahun 2009 adalah sekitar 240 juta orang penetrasi internet diperkirakan hanya 10,4 persen. Indonesia hanya menempati ranking ke-22 dari seluruh negara di Asia Untuk 5 besar penetrasi internet di Asia adalah:
1.      Korea Selatan (77,3%)
2.      Jepang (74,0%)
3.      Hongkong (69,2%)
4.      Singapura (66,7%)
5.      Taiwan (65,9%)
Di sektor sumber daya manusia, jumlah perguruan tinggi (baik negeri maupun swasta) yang melaksanakan program informatika/komputer berjumlah 476 perguruan tinggi, bidang komunikasi berjumlah 136 perguruan tinggi, dengan lulusan per tahunnya sebanyak + 25.000 orang, dimana hal ini masih jauh dari kebutuhan secara nasional. Kondisi ini didukung oleh rata-rata partisipasi masyarakat dalam mengikuti pendidikan yang masih rendah. Terutama untuk 7-12 tahun dan 13-15 tahun hanya mencapai angka 95,26% dan 82,09% bahkan untuk tingkat perguruan tinggi hanya mencapai angka 13% (BPS, 2006).
Di lain sisi, Pemerintah menargetkan pada tahun 2010 seluruh desa dan kecamatan di Tanah Air telah terhubung dengan infrastruktur telepon dan internet. Pada tahun 2010 seluruh daerah perbatasan di tanah air juga diharapkan dapat menerima siaran TVRI dan RRI. Sebelumnya menurut Menteri Komunikasi dan Informasi (Kabinet Indonesia Bersatu I), Mohammad Nuh mengatakan, total desa yang belum terjangkau jaringan telekomunikasi sebanyak 31 ribu. Akhir tahun 2009, semua jaringan dapat menjangkau seluruh desa. Menurutnya, untuk menyediakan jaringan telekomunikasi tersebut disediakan anggaran sekitar Rp 2 triliun. Setelah jaringan tersambung yang menjadi pemikiran ialah keterjangkauan akses telekomunikasi bagi masyarakat desa. Sebab, dari akses internet tersebut masyarakat bisa melakukan transaksi ekonomi. Seluruh desa di Indonesia jumlahnya mencapai 72 ribu lebih yang ditargetkan memiliki rumah pintar lengkap dengan semua fasilitas penunjangnya termasuk jaringan internet.

            Perkembangan TIK di Korea Selatan
Tekhnologi komunikasi  di negara korea selatan semakin berkembang pesat dan saat ini bersaing di dunia internasional. Banyak sekali perusahaan elektronik asal korea selatan ini menjadi perusahaan terkemuka seperti SAMSUNG dan LG. 
 Penyebab negara ini  bisa maju dengan pesat adalah penyebaran pengetahuan dalam bahasa lokal. Dengan adanya buku-buku dalam bahasa lokal inilah menyebabkan proses pembelajaran dan penyebaran informasi semakin cepat.
Ketika menghadapi krisis ekonomi di tahun 1997, sektor IT menjadi salah satu target utama yang dimaksudkan untuk menyembuhkan ekonomi Korea. Di tahun 1999, pemerintah mengimplementasikan program yang dikenal dengan istilah Cyber Korea 21, yang dibuat untuk meningkatkan perkembangan IT.
Korea Selatan saat ini mengandalkan sektor teknologi untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi negaranya dan ICT lah basis utama dari kemajuan Korea Selatan.  ICT digunakan sebagai alat untuk membuat kemajuan negara dan kesejahteraan bagi rakyatnya. Korea berhasil mengembangkan negara dengan penetrasi broadband. Dan kecepatan broadband yang paling tinggi di dunia. pergerakan, efisiensi, peningkatan produktivitas, kesejahteraan rakyat Korsel semua menggunakan parameter ICT. 
Menurut economiest Intelligent, Korea Selatan menduduki peringkat ke lima dari 60 negara yang menggunakan ICT dalam bidang pendidikan dimana penerapan ICT mereka yang menyeluruh serta tanpa batasan apapun sehingga kegiatan pendidikan berjalan maksimal serta berbasis full ICT. Dimana setiap rumah diadakan jaringan internet ultra high-speed.

            Perkembangan TIK di China
China mungkin mempunyai industri web yang mapan, tapi negara tersebut masih sulit dijamah untuk startup China. Tidak seperti Singapura, pemerintah China kurang mendukung ekosistem startup, dan terdapat banyak perusahaan web di sana yang dengan mudah dan cepat bisa meniru produk utama para startup. Bahkan, lebih besar kemungkinan startup Anda ditiru daripada diakuisisi. Saat ini, aplikasi pemesanan taksi sedang bermunculan – tapi kemudian otoritas mulai mengatur atau bahkan melarang aplikasi ini di beberapa kota. Apa lagi yang startup bisa lakukan? Tidak ada.
Sisi baiknya, ada ekosistem startup yang luar biasa mulai dari startup tahap ide hingga yang sudah memiliki pendanaan besar. Acara startup seperti Startup Weekend dan Barcamp sangat sering diselenggarakan di kota seperti Beijing, Shenzhen, dan Shanghai. Akan bagus jika kompetisi startup juga diselenggarakan (seperti TechCrunch Disrupt atau acara Startup Asia kami) untuk memberi startup lokal dorongan visibilitas, seperti dorongan finansial untuk pemenang. Acara tahunan GMIC Beijing sudah melakukan hal ini, tapi lebih banyak presentasi dan kompetisi tentunya akan semakin bagus.
Terkait pendanaan, banyak pihak yang tertarik untuk melakukan investasi di China. Bidang e-commerce tampaknya mendapat ketertarikan yang terbesar, dengan banyaknya perusahaan seperti Sequoia Ventures, GGV Capital, hingga Bluerun Ventures dari California tertarik pada e-store yang inovatif. Ranah sosial menjadi area yang paling sulit – sulit untuk dimonetasi tapi mudah untuk ditiru – bagi semua orang (kecuali beberapa orang yang beruntung). Dengan nilai e-commerce di China yang mencapai USD 177 miliar pada tahun 2013, tidak heran jika banyak startup yang ingin mencoba ranah bisnis negara ini.
Terkait inkubasi dan akselerasi, Innovation Works yang didirikan oleh Lee Kaifu adalah yang terbesar, dengan menginkubasi lebih dari 50 startup yang diperkirakan berharga senilai lebih dari USD 600 juta.
Innovation Works dapat memberikan pendanaan seri A dan juga pendanaan tahap awal. Selain itu, ada Tisiwi di Hangzhou, dan Chinaccelerator di Dalian.

            Kesimpulan :
Menurut Saya, Indonesia merupakan Negara yang masih rendah dalam perkembangan teknologi dibandingkan dengan Negara Asia lainnya. Negara Indonesia masih belum mengerti dan memahami teknologi IT, seperti contohnya orang awam. Sehingga penduduk Indonesia dalam  bidang teknologi masih kurang maju. Indonesia saat ini menduduki peringkat ke-22 mengenai masalah IT disbanding dengan Negara Asia lainnya.
           
            Sumber :



Jumat, 25 November 2016

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Cerdas



            Nama   : Fiko Bayu Sulistya
            NPM   : 14114208
            Kelas   : 3KA30

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Cerdas

Artificial Intelligence atau AI adalah kemampuan dari sebuah komputer untuk berfikir seperti manusia bahkan lebih baik dibandingkan manusia . Dalam bahasa Indonesia Artificial Inteligence atau AI artinya Kecerdasan Buatan , biasanya sebuah sistem AI memiliki kemampuan untuk memperoleh informasi baru yang akan dikumpulkan agar sistem AI menjadi lebih cerdas lagi . Artificial Intelligence biasanya berbentuk mesin atau software , tujuan dari AI ini adalah untuk menggantikan peran manusia agar sebuah pekerjaan atau pemecahan suatu masalah dapat lebih mudah dan efisien.
Kecerdasan buatan (AI) merupakan cabang dari ilmu komputer yang dalam mempresentasi pengetahuan lebih banyak menggunakan bentuk symbol-simbol daripada bilangan, dan memproses informasi berdasarkan metode heuristic (Metode Heuristik adalah teknik yang dirancang untuk memecahkan masalah yang mengabaikan apakah solusi dapat dibuktikan benar, tapi yang biasanya menghasilkan solusi yang baik atau memecahkan masalah yang lebih sederhana yang mengandung atau memotong dengan pemecahan masalah yang lebih kompleks.) atau dengan berdasarkan sejumlah aturan.( Encyclopedia Britannica).

DEFINISI SISTEM CERDAS
Kecerdasan Buatan adalah ilmu rekayasa yang membuat suatu mesin mempunyai intelegensi tertentu khususnya program komputer yang “cerdas” (John Mc Cathy, 1956) Kecerdasan buatan merupakan kecerdasan buatan merupakan kawasan penelitian, aplikasi dan intruksi yang terkait dengan pemrograman computer untuk melakukan sesuatu hal – yang dalam pandangan manusia adalah – cerdas. (H.A Simon, 1987).
Kecerdasan buatan merupakan sebuah studi tentang bagaimana membuat komputer melakukan hal-hal yang pada saat ini dapat dilakukan lebih baik oleh manusia. ( Rich and Knight, 1991).

Kelebihan Artificial Intelligence:
·         Artificial Intelligence bersifat konsisten dan teliti. Hal ini disebabkan karena kecerdasan busatan adalah bagian dari teknologi komputer. Sedangkan kecerdasan alami senantiasa berubah-ubah.
·         Artificial Intelligence lebih bersifat permanent. Kecerdasan alami akan cepat mengalami perubahan. Hal ini dimungkinkan karena sifat manusia yang pelupa. Kecerdasan buatan tidak akan berubah sepanjang sistem komputer dan program tidak mengubahnya.
·         Artificial Intelligence dapat lebih murah daripada kecerdasan alami. Menyediakan layanan komputer akan lebih mudah dan lebih murah dibanding dengan harus mendatangkan seseorang untuk mengerjakan sejumlah pekerjaan dalam jangka waktu yang sangat lama.
Kekurangan Artificial Intelligence :
·         Rawan rusak.
·          Mahal dalam proses pembuatannya.
·          Memerlukan daya listrik.
·          Struktur kontrolnya terpisah dari pengetahuan.

Pandangan Sistem Cerdas Untuk Negara Indonesia

Sistem Cerdas di Indonesia sudah berkembang dan sudah banyak yang bisa menggunakan system cerdas ini. Misalnya dalam permainan computer (games), anak-anak, remaja maupun kalangan lain sudah tidak asing lagi dengan games. Banyak dari mereka yang sudah ahli menggunakannya. Menurut saya, system cerdas di Indonesia perlu dikembangkan lagi, agar menjadi system yang lebih maju dalam bidang apa saja. Dan semakinnya berkembang system cerdas, semakin meningkat juga keamanannya.


Sabtu, 12 November 2016

Metode Penelitian (Klasifikasi Data Sekunder)



KLASIFIKASI DATA SEKUNDER
METODE PENELITIAN

Nama   : Fiko Bayu Sulistya
NPM   : 14114208
Kelas   : 3KA30
Dosen  : M. Ridha Alfarabi
                                   
UNIVERSITAS GUNADARMA
SISTEM INFORMASI
2016/2017




DATA SEKUNDER

DATA SEKUNDER
·         Data sekunder merupakan informasi yang dikumpulkan untuk kepentingan studi.
·         Data sekunder merupakan data penelitian yang diperoleh secara tidak langsung melalui perantara (dari pihak lain) sebagai data pendukung penelitian.

KEGUNAAN DATA SEKUNDER
·         Identifikasi suatu masalah
·         Mengembangkan suatu masalah
·         Memformulasikan rancangan pendekatan penelitian
·         Menjawab pertanyaan penelitian dan menguji beberapa hipotesis.

KARAKTER DATA SEKUNDER
            Untuk mendukung data penelitian, maka dapat mengevaluasi berdasarkan karakter atau kriteria data sekunder, sebagai berikut :
·         Spesifikasi : Metodologi yang digunakan dalam data tersebut. Dimana kita dapat melihat spesifikasi suatu data yang akan digunakan.
·         Error          : Keakuratan data. Maksudnya adalah, apakah data yang telah dipilih untuk proses lebih lanjut sudah akurat atau belum.
·         Currency   : Waktu penghimpunan data. Maksudnya, apakah data yang telah dipilih masih bisa digunakan atau tidak, dilihat dari waktu sebuah informasi tersebut.
·         Objective   : Tujuan data tersebut dikumpulkan. Untuk membuat sebuah data menjadi informasi, kita harus mengetahui apa tujuan dari data yang dikumpulkan.
·         Dependability : Perhatikan secara keseluruhan sebuah data, sebelum di proses lebih lanjut.
Data sekunder mempunyai dua bagian yaitu, internal dan eksternal. Dimana data internal terbagi dua sebagai sumber informasi yang berasal dari database khusus yang biasanya berisi informasi penting dan biasanya dirahasiakan dan tidak disediakan untuk umum. Sedangkan database umum biasanya data yang tidak bersifat rahasia bagi perusahaan, data tersebut bisa ditemukan di perpustaan atau dapat diakses secara umum.
Data eksternal dapat dicari dengan mudah karena data ini biasanya tersimpan di perpustakaan umum, kantor pemerintah, dll. Dan biasanya sudah dalam bentuk standar yang mudah dibaca, misalnya kamus, data statistic dan jenis buku lainnya. Pada data eksternal terdapat 3 bagian, yaitu :
a.       Published Materials : Dimana data ini dapat diperoleh dari data statistic.
b.      Computerized Database : Data yang bersumber dari online, internet dan offline.
c.       Syndicated Services : Data yang memiliki 2 bagian penting yaitu household dan intitutions yang dapat dilakukan dengan cara survey, panel dll. Household dan intitutions saling berhubungan dan mampu menyediakan data-data suatu layanan sindikat.

KELEBIHAN DATA SEKUNDER
            Data sekunder memiliki 4 kelebihan, yaitu :
a.       Lebih hemat waktu dan biaya terjangkau lebih hemat, dimana kita dapat menemukan informasi data sekunder hanya melalui internet. Melalui internet kita dengan mudah dapat mencari, mencatat, menentukan sumber informasi yang diinginkan.
b.      Data sekunder jarang dapat melengkapi data sebuah proyek riset, paling tidak dapat membantu merumuskan permasalah dan menjadi sumber data perbandingan sehingga dapat dievaluasi lebih mendalam dan jelas.
c.       Daya cakupnya yang dapat berskala nasional dan internasional.
d.      Data yang diperoleh diluar kemampuan, apabila kita sudah mendapatkan sebuah data, maka kita dapat memperluas sebuah data agar menjadi lebih akurat.

KELEMAHAN DATA SEKUNDER
            Adapun kelemahan dari data sekunder, yaitu :
a.       Jarang sekali data sekunder dapat memenuhi tujuan sebuah penelitian, itu disebabkan karena tujuan publikasi sebuah data sekunder tidak sesuai dengan kebutuhan sebuah informasi yang ada.
b.       Data yang dikumpulkan tidak sesuai dengan tujuan penelitian.
c.       Perlu memerlukan informasi yang mutakhir yang cukup lama dalam proses tersebut.

Rabu, 26 Oktober 2016

TEKNOLOGI KECERDASAN BUATAN DALAM PENDIDIKAN



NAMA            : FIKO BAYU SULISTYA
NPM               : 14114208
KELAS           : 3 KA 30



TUGAS 2 SOFTSKILL
TEKNOLOGI KECERDASAN BUATAN BIDANG PENDIDIKAN

Dalam pendidikan AI sangat berperan dalam menyampaikan segala informasi dan pengelaman belajar yang akan membuat proses belajar mengajar lebih efektif. Dengan menggunakan media-media pembelajaran yang dikembangkan dengan menggunakan prinsip-prinsip dan teknik-teknik artificial intelligence, pebelajar/learner dapat belajar tanpa harus berhadapan langsung berhadapan dengan guru, dan informasi dalam media-media pendidikan tentunya akan lebih mempermudah dan meringankan tugas guru/pendidik dalam mentransformasikan ilmu dan pengalaman belajar mereka terhadapa peserta didik. Jadi dapat pula dikatakan bahawa aplikasi kecerdasan buatan dalam bidang pendidikan yang bertindak sebagai partner bagi pelajar atau mahasiswa dalam mempelajari suatu bidang.
AI dalam mengambil keputusan dalam bidang pendidikan bagi pimpinan lembaga pendidikan akan lebih mempermudah baginya karena data, basis dan pebetahuan informasi yang diperoleh akan lebih akurat dari pada secara manual. Kepala sekolah misalnya, akan lebih mudah dan lebih tepat dalam mengambil keputusan dan kebijakan untuk meningkatkat kualitas pembelajaran dari data yang diperoleh dari sistem AI :  


1.  Robot pendidikan (educational robots) : digunakan untuk membantu dalam proses mengajar tentang operasi dan penggunaan dari robot industri.
·         Contoh robot yang digunakan dalam bidang pendidikan:
a.       Rhino Robot XR-2 System: Robot ini dibuat oleh Rhino, Inc., dan digunakan untuk simulasi tentang operasi dari robot-robot industri. Rhino XR-2 dapat diprogram melalui komputer Apple dan programnya dapat disimpan di disk.


b.      Microbot: Microbot mempunyai dua macam robot, yaitu Microot Minimower dan Microbot Teachmower. Minimower dapat diprogram dengan komputer Apple atau TRS-80. Teachmower digunakan untuk simulasi robot industri dan menggunakan teach pendant untuk memprogramnya serta dapat digunakan komputer Apple atau TRS-80 untuk menyimpan program.
c.       Hero-1: Robot ini dibuat oleh Heath/Zenith, merupakan robot yang dapat bergerak dan dirancang untuk membantu mempelajari robot industri. Robot ini mempunyai beberapa unit sensor. Unit sensor ini dapat mendeteksi gerak, mengukur jarak sampai 15 feet, mendeteksi perubahan tinggkat cahaya, membedakan dua buah suku kata dan menggunakan speech synthesizer, sehingga dapat berbicara. Hero-1 juga dilengkapi dengan teach pendant.